-->

Situs Multi Pengetahuan Meliputi Pendidikan, Informasi Teknologi, Tutorial, Serta Pengetahuan Penting Lainya

Pengertian, Ciri, Fungsi Jaringan Epidermis

Pengertian, Ciri, Fungsi Jaringan Epidermis – Apa itu jaringan Epidermis? Berikut adalah penjelasannya, Jaringan Epidermis adalah lapisan jaringan paling luar dari tumbuhan yang tersusun dari protoderm dan mempunyai hanya memiliki satu lapis saja, namun sebagian tumbuhan juga memiliki jaringan epidermis ganda. Contoh dari tumbuhan yang mempunyai jaringan epidermis ganda adalah anggrek dan lain-lain. Jaringan epidermis juga disebut dengan jaringan pelindung.

Jaringan epidermis ini Cuma dapat kita jumpai pada tumbuhan, dan tidak dijumpai pada hewan, sebab hewan hanya mempunyai jaringan eitel. Contoh dari jaringan epidermis adalah kulit bawang, nah jika anda pernah mengupas kulit bawang? kulit bawang itu adalah contoh dari jaringan epidermis.

Jaringan Epidermis

Bentuk-Bentuk Jaringan Epidermis


Apa saja bentuk-bentuk dari jaringan epidermis?  Bentuk dari jaringan epidermis bersifat derifat epidermis antara lain sebagai berikut:
  1. Sel Gabus dan Sel Silika : sel gabus berisi endapan suberin dan Silica adalah berisi kristal silica. Dan kedua sel ini selalu berpasangangan yang mana akan ditemukan pada tulang daun gramine.
  2. Sel Bulliform atau sel kipas : sel ini berupa sederet sel  yang lebih besa daripada sel epidermis yang lain, dan mempunyai ciri, vakuola besar, berdinding tipis, dan mengandung air.  Fungsi dari sel kipas ini sendiri sebagai pembuka penutup daun (daun yang menggulung).
  3. Litokis : sel yang berisi dari epidermis yang normal dengan pertumbuhan sel bagiian dalam tumbuhan. Dan sel ini beisi Kristal kalsium karbonat ( sistolit).
  4. Stomata : stomata merupakan celah dan kedua sel penutupnya. Yang diksud sel penutup ialah dua buah sel yang mempunyai bentuk khusus yang berfungsi mengapit celah. Stomata dapat ditemukan di rhizome, daun dan batang perhiasan bnga, biji dan bakal buah. Posisi stomata bisa sejajar dengan ermukaan epidermis (fanerofor) atau tenggelam (Cryptofor).
  5. Trikoma : Triokoma disebut juga tonjolan epidermis yang mempunyai  1 sel atau lebih yang berfungsi sebagai ciri taksonomi familia. Fungsi trikoma sendiri pada tumbuhan adalah sebagai pengurang penguapan dan pelindung gangguan dari luar.
  6. Rambut Akar : rambut akar merupakan modifikasi dari epidermis yang berguna untuk penyerapan air dan unsure hara dalam tanah.

Ciri-Ciri Jaringan Epidermis

Apa saja ciri-ciri jaringan jaringan epidermis? Berikut adalah ciri-ciri jaringan epidermis pada umumnya:
  1. Vakuola besar dapat berisi antosianin Susunan.
  2. Dinding sel sangat beragam dan  tergantung posisi dan jenis tanaman.
  3. sel yang rapat tanpa ruang antar sel.
  4. Adanya sitoplasma yang hidup dan mengandung kristal garam, garam minyak dan kristal silikat.
  5. Tidak mempunyai kloroplas, kecuali dibagian sel penutup, pada hidrofit dan tanaman di bawah naungan.

Fungsi Jaringan Epidermis

Apa saja fungsi dari jaringan epidermis? Berikut adalah beberapa fungsi dari jaringan epidermis, yakni sebagai berikut:
  • Sebagai pelindung dan pembentuk dari semua organ tumbuhan.
  • Membatasi adanya penguapan pada tumbuhan, menyokong atau pembentuk, penyompanan zat air serta penyerapan zat air dan unsure hara pada tanah.
Itulah artikel lengkap tetang semua penjelasan jaringan Epidermis, mungkin apabila ada kekurangan pada artikel ini saya mohon maaf, tetapi saya rasa artikel ini cukup sedikit membantu anda semua. Semoga bermanfaat...

Previous
Next Post »

Apa tanggapan anda tentang artikel diatas?

 

Contact Form

Name

Email *

Message *